- Back to Home »
- J-Culture »
- Hikikomori, Penyakit Sosial Yang Menginfeksi Remaja Jepang
Written by : Andresss
Feb 23, 2015
Yoo... mina-san!! O-genki desu ka? nah kali ini gua akan ngebahas mengenai Hikikomori, mungkin beberapa dari kalian udah pernah denger atau bahkan mungkin kalian udah pada tau apa itu Hikikomori!? tapi meskipun gitu gua akan tetep bahas, soalnya gua bingung mau nulis pake materi apa lagi, akhirnya gua putusin pake materi ini, dari pada gak ada sama sekali *Plakkk. Wokeehh, gak usah panjang lebar lagi langsung aja Check This Out!
Jepang merupakan negara maju terbesar di Asia. Gak hanya maju secara ekonomi, tapi juga memiliki kemajuan di bidang teknologi, pendidikan, dan Informasi.
Namun di samping itu Jepang mengalami kemunduran di bidang sosial sebagai tumbal akan kemajuannya. Berbagai penyakit psikologis menyerang masyarakat karena tingkat stress yang semakin tinggi. Buat warga yang gak bisa bertahan, mereka akan ngambil jalan pintas dengan cara bunuh diri karena mereka udah gak kuat nahan tekanan. Selain itu Kemajuan juga mengubah cara bergaul di masyarakat. Penindasan oleh yang kuat terhadap yang lemah, serta pergaulan yang tanpa batas. Bagi korban penindasan, mereka akan jadi orang yang pendiam atau yang lebih parah mereka malah mengahkiri hidupnya. Selain itu juga ada orang yang ahkirnya mundur dari pergaulan dan menjadi Anti Sosial, orang-orang tersebut dijuluki Hikikomori.
Apa aja sih kegiatan yang mereka lakuin? tentu saja hanya diam di kamar, surfing di dunia maya, nonton anime, baca manga, bahkan kadang aktivitas makan dan buang air kecil dilakukan di kamar (WTF?!), mereka akan nampungnya di plastik atau botol.
Lantas gimana dong cara mereka menuhin kebutuhannya?!. Biasanya hikikomori akan keluar sebulan sekali untuk beli perlengkapan “Mengurung Dirii”nya, buat duitnya sendiri mereka dapet dari orangtua mereka, bahkan terkadang mereka maksa orangtuanya buat ngedapetin apa yang mereka ingin. Dan bahkan ada juga hal ekstrim yang dilakuin Hikikomori contohnya kayak nyulik gadis kecil buat “disimpen” sebagai “teman” di kamarnya (Jangan tanya ke gua, mereka ngelakuin apa aja berdua *Plakkk). mereka akan ngelepasin gadis itu kalo mereka mau, atau gadis itu harus nyari jalan keluarnya sendiri, atau bahkan dia gak akan pernah bisa keluar lagi......
Walau para hikikomori gak punya teman di dunia nyata tapi mereka punya jaringan para hikikomori didunia maya. Kegiatannya?, mereka berbagi informasi tentang game yang baru release, atau ada anime baru, atau tentang artis cantik yang menjadi idola remaja. dan mereka berinteraksi tanpa pernah bertemu satu sama lain.
Oh iya! nih ada bonus video buat lu!





wah keren artikelx baru tau ane gan...thankz 4 sharing cool (y)
ReplyDeletewah kalo gini terus lama-lama psikopat tuh orang, mulanya nyulik terus takut kalo kabur nantinya dilaporin polisi. Ya udah di mutilasi, ngeri gan. Orang tua dan lingkungan emg paling berpengaruh mengurangi perilaku seperti ini. btw trit ente keren gan (y)
ReplyDeleteWew ngeri juga ya kalo di Indonesia banyak orang kayak gitu! nice info bro!
ReplyDeletenonton bokep ajalah tu dikamar mereka
ReplyDelete